Tool Audio
Potong bagian yang kamu perlukan, sambung beberapa rekaman, kecilkan ukurannya supaya muat dikirim, atau ambil suara dari sebuah video. Semuanya diproses di browser cepat, privat, dan gratis.
Berkasnya diproses di perangkatmu tidak ada yang diunggah ke server.
- Ubah ke MP3Ubah WAV, M4A, atau OGG jadi MP3 yang bisa diputar di mana saja.
- Ubah ke WAVUbah MP3 atau M4A jadi WAV utuh tanpa kompresi.
- Konversi audioUbah ke MP3 atau WAV, atur bitrate, laju sample, dan mono atau stereo.
- Kompres audioKecilkan ukuran berkas dengan bitrate pilihanmu, atau kejar target seperti 5 MB.
- Ambil audio dari videoPisahkan jalur suara dari MP4, MOV, atau WebM tanpa perlu aplikasi editor.
- Potong audioTarik dua pegangan di gelombang untuk mengambil bagian yang kamu mau.
- Pecah audioBagi satu berkas panjang jadi beberapa potongan berdurasi sama, dibungkus zip.
- Gabung audioSatukan beberapa berkas jadi satu, lengkap dengan pengaturan urutan.
- Atur volumeNaikkan atau turunkan kenyaringan dalam desibel, tanpa memotong puncaknya.
- NormalisasiSamakan kenyaringan antar berkas berguna saat menyusun podcast atau kompilasi.
- Fade in & outHaluskan awal dan akhir supaya tidak masuk dan berhenti mendadak.
- Buang heningPangkas bagian sunyi di awal dan akhir rekaman dengan ambang yang bisa diatur.
- Perekam suaraRekam langsung dari mikrofon, lalu simpan jadi MP3 atau WAV.
- Info audioLihat durasi, laju sample, jumlah kanal, dan perkiraan bitrate berkasmu.
Masih seputar berkas media
Pertanyaan yang sering muncul
Yang paling sering ditanyakan sebelum orang menyerahkan berkasnya soal privasi, batas ukuran, dan kapan kualitasnya benar-benar turun.
Rekamanku ikut terunggah?
Tidak. Berkas suara sering memuat hal yang tidak dimaksudkan untuk didengar orang lain rapat yang belum diputuskan, catatan pribadi, wawancara yang belum terbit. Semuanya diolah di dalam tab yang sedang kamu buka memakai Web Audio API milik browser, dan pengubah MP3-nya pun dimuat ke perangkatmu, bukan menerima kiriman audiomu di mesin lain. Izin mikrofon cuma diminta di halaman perekam, dan hasil rekamannya tetap tinggal di perangkatmu sampai kamu sendiri yang mengunduhnya.
Kenapa berkas WAV hasilnya jauh lebih besar?
Karena WAV menyimpan gelombang suara apa adanya tanpa kompresi sekitar 10 MB per menit untuk stereo 44,1 kHz. MP3 membuang bagian yang hampir tidak terdengar telinga sehingga tinggal sekitar 1 MB per menit. Pilih WAV kalau hasilnya masih akan disunting lagi, MP3 kalau tinggal dikirim atau diputar.
Kualitasnya turun setiap kali dikonversi?
Untuk MP3, ya. MP3 itu format lossy, jadi mengubah MP3 ke MP3 lagi membuang detail dua kali bukan berarti langsung jelek, tapi jangan diulang berkali-kali. Kalau berkas asalnya WAV, FLAC, atau hasil rekaman, sekali konversi ke MP3 hasilnya paling baik. WAV sendiri tidak pernah kehilangan detail.
Bitrate berapa yang sebaiknya dipakai?
128 kbps sudah cukup untuk suara orang seperti podcast atau rekaman rapat. Untuk musik, 192 kbps terasa aman dan 320 kbps praktis tidak bisa dibedakan dari aslinya oleh kebanyakan pendengar. Menaikkan bitrate melebihi kualitas berkas asal tidak menambah apa pun hanya memperbesar ukurannya.
Ada batas panjang rekamannya?
Tidak ada batas dari kami, karena memang tidak ada server yang menerimanya. Batasnya datang dari memori perangkat: audio dibuka dalam bentuk tidak terkompresi, jadi rekaman stereo sepuluh menit menempati sekitar 200 MB RAM. Rekaman berjam-jam sebaiknya dipecah dulu.
Kenapa berkas video saya tidak bisa dibaca?
Pengambilan suara dari video bergantung pada dekoder bawaan browser dan sistemmu, dan itu tidak seragam. MP4 dan WebM biasanya aman di Chrome dan Safari; Firefox dan format yang lebih jarang seperti MKV atau AVI sering gagal. Kalau gagal, ubah dulu videonya ke MP4 lewat pemutar video yang kamu punya.